Skip to main content

Kisah Ipda Fauzi sang Peraih adhi makayasa

Semarang - Empat perwira remaja yang dilantik Presiden Jokowi hari ini dianugerahi penghargaan Adhi Makayasa karena lulus dengan nilai terbaik. Penyematan pangkat pun dilakukan langsung oleh Jokowi saat upacara pelantikan.

Keempatnya adalah dari Akmil yaitu Letda Inf Angger Panduyudha, St. Han, dari AAL yaitu Letda Laut (P) Adyksa Yudistira, St. Han, AAU yaitu Letda Tek Dito Sigit Kuncoro, St. Han, dan dari Akpol yaitu Ipda Fauzi Pratama, Stk.

Inspektur Polisi Dua Fauzi Pratama tak pernah menyangka akan menjadi lulusan terbaik hingga mendapatkan anugerah Adhi Makayasa pada tahun ini. Padahal, sejak sebelum masuk Akademi Kepolisian tahun 2011 lalu, dia sempat ditolak masuk di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Seusai upacara pelantikan oleh Presiden RI di Lapangan Bhayangkara Kompleks Akpol Semarang, Fauzi bercerita agak panjang soal kisah hidupnya sebelum masuk di korps kepolisian. Setelah perjuangan panjang nan rumit, akhirnya dia diterima untuk menjalani pendidikan di Akpol.

“Saya dulu lulus terbaik di SMA Taruna Nusantara, tapi tidak diterima di kampus. Justru saya dimudahkan oleh Allah masuk di kampus Akpol ini,” kata Fauzi, Kamis (30/7/2015) siang.

Fauzi berujar, semasa di bangku SMA, dia sangat suka pada bidang kedokteran, teknik, dan kimia. Namun, kesukaan pada bidang tersebut tak bisa menjadi kenyataan lantaran dia tidak diterima saat mendaftarkan di kampus terkemuka di Indonesia.




“Saya semua dulu daftar. Di Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Surabaya. Semuanya tidak diterima. Saya juga daftar ke luar negeri, tapi tidak saya teruskan karena tesnya bareng dengan penerimaan di Akpol,” ujar pria berusia 20 tahun ini.

Setelah masuk di Akpol, dia sekali lagi tak pernah menyangka. Dia mengaku tak punya bayangan sedikit pun menjadi seorang polisi. Namun, semenjak awal di akademi, dia baru menyadari bahwa menjadi polisi bisa menjadi sosok pahlawan.

“Mulai dari saat itu, saya mulai belajar dan berlatih keras. Ketika daftar di Akpol ini juga tidak ada kolusi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” ungkapnya.

Setelah lulus, Fauzi mengaku sangat gembira. Dia pasrah ditempatkan bertugas di mana pun nanti. Jika disuruh memilih, dia akan mendalami ilmu reserse karena, menurut dia, bagian reserse adalah ruh dari kepolisian.

“Saya ingin nanti mendalami ilmu reserse karena ingin reserse itu benar-benar sejati seorang polisi. Mereka bisa menegakkan hukum dan menangkap penjahat,” ujar warga Desa Cipeundeuy, Subang, Jawa Barat, itu.  
Tadi pagi, Ipda Fauzi dilantik bersama 389 perwira kepolisian oleh Presiden Joko Widodo dan menerima anugerah bergengsi, Adhi Makayasa.

Penerima Adhi Makayasa ini dipilih berdasarkan kemampuan fisik terbaik, kemampuan akademis yang menonjol, dan mental atau kepribadian yang baik selama menjalani pendidikan. Ipda Fauzi bersyukur lantaran mendapat anugerah tersebut setelah menjalani pendidikan selama empat tahun tersebut.

Kisah Ipda Fauzi

Comments

Popular posts from this blog

Pembukaan AKPOL 2014

Pendaftaran Siswa-Siswa baru AKPOL 2014 Dibuka Tanggal 19 April -25 Mei dan pendaftaran di POLRES Masing-Masing Adapun Syarat untuk bisa mendaftar adalah : 1. Persyaratan umum : warga Negara Indonesia (pria dan wanita); usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan; beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; setia kepada Negara Kesatuan RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945; sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan); tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK); berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela; bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian. 2. persyaratan lain : berijazah serendah-rendahnya SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan ketentuan :  bagi yang berusia kurang dari 17 tahun dengan ketentuan :  nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8 atau;  nilai rata-...

ISTILAH SINGKATAN DI POLRI

Kali ini bimbel Polri akan memberikan sedikit kode atau istilah  yang biasa di gunakan dalam Kepolisian yang menjadi kode dalam berkomunikasi serta singkatan-singkatan dalam kepolisian inilah Singkatan-singkatan yang ada di lingkungan kepolisian = AKPOL : Akademi Kepolisian AKPB : Ajun Komisaris Besar Polisi AIPDA : Ajun inspektur dua ADC : ajudan pimpinan di kepolisian AF : Ancaman Faktual AG : Ambang Gangguan ALKOM : Alat Komunikasi ALINS : Alat instruksi BABINKAM : Badan Pembinaan Keamanan Babinkamtibmas:Bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat BAINTELKAM : Badan Intelijen Keamanan BARESKRIM : Badan Reserse Kriminal BRIMOB : Brigade Mobil BRIGJEN : Brigadir Jenderal BRIPDA : Brigadir dua BRIPTU : Brigadir satu BRIGTAR : Brigadir taruna BINKAR : Pembinaan Karir CURAT : pencurian dengan Pemberatan CURAS : Pencurian dengan kekerasan CEPU : mata-mata /informan DENSUS 88 : Detasemen Khusus 88 DELOG : Deputi Kapolri Bidang Logistik DEOPS : Dep...

syarat dan info tentang SIPSS tahun 2014

kali ini BIMBEL POLRI akan menjelajkan tentang apa itu SIPSS (Sekolah Inspektur polisi sumber sarjana), sipss adalah merupakan pendidikan sarjana yang dibutuhkan dalam profesi kepolisian untuk menjadi inspektur polisi yang memiliki pengetahuan keterampilan, kemampuan ketangguhan sikap dan prilaku terpuji dalam rangka melaksanakan tugas-tugas kepolisian sesuai dengan peranan sebagai inspektur polisi yang ahli dibidang keilmuan guna mendukung tugas kepolisian. lama pendidikan enam(6) bulan di setukpa lemdikpol -sukabumi . pembukaan pendidikan tanggan 11 April 2014, lulusan SIPSS berpangkat INSPEKTUR POLISI DUA (IPDA) dengan penghasilan Rp. 3.681.800,- belum di tambah remunerasi 1. Persyaratan umum : warga Negara Indonesia (pria dan wanita); usia minimal 16 tahun dan maksimal 26  tahun dan untuk dokter 29 tahun pada saat pembukaan pendidikan;  beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; setia kepada Negara Kesatuan RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945; sehat jasmani dan...