Skip to main content

Tahap Tes Kesehatan Gugur?Apa Saja Yang Menggugurkan Tes Kesehatan Di Penerimaan Polri 2023


 BimbelPolri.com-PenerimaanPolri. Tahap Tes Kesehatan. Hal Yang Menggugurkan Tes. Kesehatan. Akpol. Tamtama. Brigadir.SPISS 2023.
Jika ingin mendaftar Akademi Kepolisian di Indonesia, tentu saja Anda harus melewati yang namanya tes kesehatan polisi. Tes kesehatan sendiri menjadi hal yang wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan rekam medis dari calon taruna dan taruni negara. Jadi, dalam proses seleksi ini kesehatan peserta sangatlah penting.
Setiap calon taruna maupun taruni polisi wajib untuk menyelesaikan serangkaian tes masuk, termasuk tes kesehatan. Tes ini dilakukan oleh panitia seleksi khusus yang ahli dalam bidang kesehatan. Ada kriteria-kriteria khusus apakah nantinya calon polisi dinyatakan lulus atau tidak. Apabila lulus, maka bisa melanjutkan ke tahap seleksi yang selanjutnya.
Tes kesehatan menjadi salah satu dari serangkaian tahapan untuk masuk akademi polisi. Lolos seleksi tes fisik, namun gagal tes kesehatan maka akan membuat perjalanan Anda untuk masukpun harus terhenti. Sehingga sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri dan memastikan layak untuk menjadi polisi NKRI.
Pada dasarnya tes kesehatan pertama sudah bisa di lihat dengan bantuan rekan anda sehingga bisa di perbaiki jika waktu tes masih jauh, untuk beberapa penyakit adal yang memang perlu dilakukan tindakan medis agar hilang , berikut ini dalam tes kesehatan polri dikelompokkan menjadi 4 Nilai yaitu:
1. Baik nilai 80 sampai 70
2. Cukup nilai 68 sampai 60
3. Kurang (K1) Nilai 55
4. Kurang Sekali (K2) 50

Kategori Penilaian Kesehatan?
Kamu akan Gugur jika memiliki Penyakit atau nilai kesehatan yang dalam kategori Stakes 3 dan stakes 4. dan jika kamu mempunyai nilai dengan kategori stakes 2 maka nilai kamu di kurangi dari jumlah stakes 2 yang kamu miliki contoh
nilai 80 atau nilai terbesar artinya kamu memiliki nilai yang sempurna artinya semua kategori masuk ring stakes 1
nilai 78 artinya kamu memiliki hanya 1 kelainan kategori stakes 2 begitu seterusnya jadi untuk kamu yang punya penyakit atau kategori stakes 3 dan 4 baiknya harus di perbaiki kalaw tidak mau GAGAL.
Mari kita ketahui apa saja yang menggagalkan tes kesehatan pertama?
BAGIAN KEPALA
Untuk bagian kepala yang perlu diperhatikan adalah
1. Tidak Boleh ada riwayat atau bekas Luka Oprasi 
2. Kesempurnaan bentuk kepala Oval tidak gepeng atau benjol2
3. bagian Mata harus Sehat tidak boleh:
- Mata Rabun Jauh ataupun Rabun dekat lebih dari 0,5
- Mata Katarak diakibatkan lensa mata yang keruh sehingga sinar ke retina terhalang
- Mata Peteregium disebabkan pertubungan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening bagian putih mata
4. Bagian Telinga tidak boleh:
- gendang telinga robek atau peradangan
- daun telinga lebar sebelah
5.  Bagian Hidung tidak boleh:
- Patah tulang hidung
6. Bagian gigi tidak boleh:
- Berlubang atau kotor rusak
- gigi daerah senyum ompong
- gigi ompong lebih dari 3
- gigi tonggos terlihat
7. Kulit wajah tidak boleh hitam bercak-bercak 
BAGIAN BADAN
1. Tangan 
- jari leher angsa, kelainan boutonniere, dopuytren
- telapak tangan berkeringat
- tangan panjang sebelah
- tangan gemetar saat di luruskan
2. Tulang Punggung tidak boleh
- lordosis
- kifosis
- skoliosis
3. Tidak Boleh  Ambeyen, varikokel dan Hernia Scrotalis
4. Jumlah tetis tidak sama dengan 2
5. Alat reproduksi harus sehat dari berbagai penyakit, baik jamur atau sebagainya
BAGIAN KAKI
kaki tidak boleh :
- kaki X batas normal 5 cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri  45 derajat di hitung dari mata kaki

- kaki O  batas normal 5 cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri  45 di ukur dari kulit sendi  bagian terdekat paha

- Telapak kaki flat atau datar yang biasanya dikenal dengan kaki bebek
- Telapak kaku Pes kavus ialah kelainan tapak kaki yang berupa lengkungan (arch) lebih tinggi dari kaki normal, dan sering kali jari kaki berbentuk cakar
- Kaki Varises

nah inilah sebagian yang tergolong stakes 3 dan 4 , lain waktu Bimbelpolri.com akan memberikan secara lengkap. 

Comments

Popular posts from this blog

Berat Badan Yang Ideal dengan Mengacu Tinggi Badan

Memiliki berat badan ideal dan bentuk tubuh proporsional adalah impian bagi setiap orang. Maka tak heran banyak yang rela melakukan apapun agar badan mereka ideal. Berat badan ideal biasanya dihitung dengan rumus yang mengacu pada tinggi badan. Pastinya memiliki berat badan yang ideal akan sangat bermanfaat sekali bagi kesehatan kita.   Sebenarnya cara menghitung berat badan ideal tidak susah, ada beberapa rumus standar kesehatan yang dapat digunakan. Mulai daru Rumus konvesional biasa, Rumus Brocha, hingga Rumus BMI. Pengukur Berat Badan untuk lulus kalian minimal ada di kelompok Stakes 2 Pada Polri penilaian tes kesehatan bisa kalian liha disini: Penilaian Berat Badan Polri ketaerangan : UW adalah Ringan OW adalah Berat  

Jadwal Seleksi Penerimaan Bintara T.A. 2023

JADWAL SELEKSI TINGKAT PANDA PENERIMAAN TARUNA/I AKPOL, BINTARA POLRI DAN TAMTAMA POLRI TAHUN ANGGARAN 2023   NO TANGGAL KEGIATAN KET 1 2 3 4 1. 4 – 14 APRIL 4 – 14 APRIL PENDAFTARAN ONLINE DAN VERIFIKASI -      PENDAFTARAN ONLINE DAN VERIFIKASI CALON TARUNA /I AKPOL , BINTARA DAN TAMTAMA 11 HARI 11 HARI 2. 13 APRIL - PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS DAN PENGAMBILAN SUMPAH PANITIA, CALON BINTARA DAN TAMTAMA SERTA ORANG TUA/WALI 1 HARI   17 APRIL -      PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS DAN PENGAMBILAN SUMPAH PANITIA, CALON TARUNA/I AKPOL SERTA ORANG TUA/WALI 1 HARI 3. 13 – 18 APRIL PEMERIKSAAN ADMINISTRASI AWAL, PENGUMUMAN D...

Shuttle run (Lari Angka 8)

Shuttle run adalah lari membentuk angka 8 diantara 2 buah tiang yang berjarak 10 meter sebanyak 3 kali sampai kembali ke tempat start semula. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. gerakan untuk laki-laki sama dengan perempuan , gerakannya adalah sebagai merikut Sikap Permulaan 1. kelompok peserta yang terdiri dari 3 - 4 orang mengambil posisi start berdiri di belakang garis start di sebelah kanan atau kiri masing-masing tiang 2. dalam posisi “siap” menunggu aba-aba dari penguji Gerakan 1. Setelah ada aba-aba “ya” peserta lari secepat mungkin menuju tiang yang berada di depannya sampai melewati tiang langsung memutar berbalik kembali ke tempat semula menuju ke tiang pertama 2. Apabila peserta start dari sebelah kanan tiang maka yang bersangkutan berlari menuju ke sebelah kiri tiang di depannya kemudian berbalik memutar melewati tiang menuju ke sebelah kanan tiang pertama sehingga membentuk angka delapan, dilakukan sebanyak 3 kali putaran bolak-bali...